Duri, 3 Desember 2025 – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan melalui Program Community Involvement & Development (CID) bekerja sama dengan LPPM Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) sukses menggelar kegiatan HDI di Hotel Amadeo, Duri. Acara ini menjadi wadah apresiasi, edukasi, dan unjuk karya bagi siswa, guru, dan wali murid dari tiga Sekolah Luar Biasa (SLB), sekaligus menunjukkan hasil pembelajaran vokasional yang telah diberikan melalui program pelatihan sebelumnya.
Kegiatan dibuka dengan Laporan Ketua Panitia oleh Sekretaris LPPM UMRI, Dr. Muhammad Ahyaruddin, SE, M.Sc. Ak, Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada PHR dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, serta berharap HDI menjadi momentum berkelanjutan untuk memperkuat pendidikan inklusif dan membuka ruang yang lebih luas bagi siswa SLB dalam mengembangkan kemampuan mereka.
Sambutan berikutnya diberikan oleh Head of Relations PHR Zona Rokan North, Hardiyanto. Ia menyampaikan bahwa PHR bangga dapat berkontribusi dalam pengembangan potensi siswa berkebutuhan khusus dan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas lembaga untuk menciptakan manfaat yang berkelanjutan bagi siswa, guru, maupun wali murid. Sambutan lainnya datang dari Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis, Ibu Eji Marlina, S.Psi, M.Si, M.Psi, Psikolog, yang menilai kegiatan ini sebagai ruang positif bagi anak-anak untuk meningkatkan kepercayaan diri, mengenali potensi diri, serta memperkuat pendidikan inklusif di Kabupaten Bengkalis.
Kepala sekolah dari masing-masing SLB turut menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan, yang dinilai mampu memperkaya pengalaman belajar siswa dan membuka peluang bagi mereka untuk mengekspresikan kreativitas.
Rangkaian kegiatan HDI menampilkan pentas seni dari siswa SLB, mulai dari tari, musik, hingga drama, yang berhasil memukau para hadirin. Selain itu, terdapat sesi edukasi psikologi anak berkebutuhan khusus yang disampaikan oleh Sarah Aurelia Saragih, M.Psi., Psikolog, dengan materi mengenai pengembangan diri, motivasi, serta pendampingan yang tepat bagi anak berkebutuhan khusus.
Acara juga diramaikan dengan pameran dan praktik keterampilan vokasional, seperti membatik, keramik, kriya kayu, makeup, dan face painting. Stand interaktif ini memungkinkan peserta untuk melihat langsung proses pembuatan karya, sekaligus menampilkan hasil terbaik siswa. PIC Program UMRI, Rahmadini Syafrie, berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi guru dan orang tua untuk terus mendukung perkembangan potensi anak dalam berbagai bidang.
Secara keseluruhan, kegiatan HDI tahun ini tidak hanya menampilkan bakat dan kreativitas siswa SLB, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat pendidikan inklusif, kolaborasi, serta pemberdayaan vokasional. Melalui kegiatan ini, PHR dan UMRI kembali menegaskan komitmen mereka dalam mendukung pendidikan berkualitas dan memberikan kesempatan yang setara bagi anak berkebutuhan khusus untuk berkembang dan berprestasi.


