Indramayu, 25 Oktober 2025 – Sebanyak 36 pemuda asal Riau telah resmi menyelesaikan pelatihan vokasi selama dua bulan di Indonesia Drilling Training Center (IDTC) Pertamina Drilling – Indramayu, Jawa Barat. Program ini merupakan bagian dari Program Penguatan Ekosistem Vokasi hasil kolaborasi antara PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dan Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI).
Peserta program terdiri dari 36 pemuda Riau terpilih, yang mengikuti pelatihan bidang roustabout dan mekanik di bawah bimbingan instruktur berpengalaman dari Pertamina Drilling.
Pelatihan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan kompetensi teknis di industri migas, meliputi keselamatan kerja, pengoperasian alat rig, perawatan peralatan, hingga simulasi lapangan langsung. Setelah menuntaskan pelatihan, peserta akan memperoleh sertifikasi profesi nasional(, sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja profesional.
Program pelatihan berlangsung selama dua bulan, dimulai pada 23 Agustus 2025 dan berakhir pada 25 Oktober 2025. Setelah prosesi penutupan pelatihan, para peserta akan melanjutkan program magang selama empat bulan di Rig Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI).
Seluruh kegiatan pelatihan dilaksanakan di Indonesia Drilling Training Center (IDTC) Pertamina Drilling, Indramayu, Jawa Barat— salah satu pusat pelatihan migas terkemuka di Indonesia.
Program ini menjadi bagian dari komitmen PHR dalam mendukung penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal Riau agar mampu bersaing dan berkontribusi dalam industri energi nasional. Melalui kolaborasi dengan UMRI, diharapkan tercipta ekosistem vokasi yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Selama pelatihan, peserta menjalani kombinasi pembelajaran teori dan praktik langsung di lapangan, termasuk simulasi pengoperasian rig dan penerapan standar keselamatan kerja migas. Para peserta juga mendapatkan bimbingan soft skill seperti kedisiplinan, kerja sama tim, dan etika profesional.
Setelah lulus, mereka akan melanjutkan magang lapangan di Rig PDSI selama empat bulan, untuk menerapkan ilmu yang telah diperoleh dan mendapatkan pengalaman kerja nyata di industri migas.

